Senin, 20 Januari 2014

PETERPAN AND WENDY





Di antara bunga dandelion di musim semi
Rerumputan di musim panas
Dalam gelombang rumput liar
Di musim gugur
Tinggiiiii.......
Tinggiiiii.......
Petualangan kita bagai Peterpan & Wendy
Sampai manapun ku ingin terbang berdua

REVOLUTION






Dalam perubahan warna-warna
Pada musim yang tak setia
Berlari jauh tinggalkan senja, menolak badai
Gelisahnya menepis usia
Dalam duka kita yang tak ada malam
Menangis pada mimpi
Menyulam hari-hari kemarin
Menyisip rindu yang terlepas
Di ujung perjalanan ini
Dalam diam.....
Kita coba lagi tuk saling memaknai, memahami, menyapa
Dan kita coba lagi tuk saling menyentuh
Mungkinkah...???
Di pintu kerelaan, kita mulai lagi
Dari rindu kita yang dulu dihangatkan berpuluh matahari
Dalam gumam janji-janji
Di lahan yang berubah
Di tanah gambut hati kita
Di sanalah kan kita semai kembali
Benih dari pohon yang dulu kita pilih

I BE THERE



I BE THERE

Saat mendung melembayung
Dan aku rasa badai menghampiri
Yakinlah..... aku disini
Ketika segalanya terasa goyah hingga engkau tak tentu arah
Kita kan slalu bersama
Meski masa tak kuasa memutar kedua lengannya
Ku kan tetap ada
Walau semua ku kata tiada kau percaya
Ku kan ADA

AUTUMN



AUTUMN

Jeritan hati tak terdengar lagi

Rintihan semakin menyayat hati

Dalam kegelimpangan masalah-masalah yang tiada lagi ada ujungnya

Kakiku berlari entah kemana

Tubuhku hilang di kegelapan malam

Nyawaku terbang tinggi di awan

Apakah aku sudah mati??

Tapi aq masih punya hati

Anganku melayang terbawa mimpi

Kegilaan merasuki jiwa

Tekanan hati tak tertahankan lagi

Mawar pun berguguran di taman

Suatu tanda ketidakpastian

APOLOGIZE



APOLOGIZE

Butiran air mata yang jatuh tetes demi tetes menemani dan menjadi saksi saat ku tulis coretanku ini

Jika hanya derita yang harus kau terima

Jka hanya sakit hati yang kau alami

Apakah ada suatu kata maaf yang dapat terucap darimu?

Tanpa harus bimbang dan sedih

Namun, bila engkau berucap bahwa untukku tak ada maaf terasa lunglai tubuh ini

Seberapapun salah yang aku sandang

Seberapapun budi yang aku jalani

Maafkan aku...!!!

Derita karena rasa bersalah yang berlarut-larut tanpa henti